Berita Okezone.com on NOBARTV -
5 Pemain Kesayangan Luis Milla di Timnas Indonesia yang Diabaikan Shin Tae-yong, Nomor 1 Pemain Keturunan

LUIS Milla memiliki sejumlah kesayangan selama kurang lebih 1,5 tahun membesut Timnas Indonesia. Di bawah arahan Luis Milla, Timnas Indonesia U-23 merebut medali perunggu di SEA Games 2017 dan melaju ke 16 besar Asian Games 2018.

Sementara di level senior, Luis Milla mengantarkan Timnas Indonesia memenangkan sejumlah laga uji coba. Hanya saja, sejumlah pemain kesayangan Luis Milla di Timnas Indonesia saat itu diabaikan pelatih skuad Garuda saat ini, Shin Tae-yong, siapa saja mereka?

Berikut 5 pemain kesayangan Luis Milla di Timnas Indonesia yang diabaikan Shin Tae-yong

5. Febri Hariyadi

Febri Hariyadi

Febri Hariyadi merupakan winger andalan Luis Milla. Pemain asal Persib Bandung ini dapat diandalkan di posisi winger kanan maupun kiri. Sayangnya di era kepelatihan Shin Tae-yong, juru taktik asal Korea Selatan memilih memanggil pemain yang usianya lebih muda ketimbang Febri Hariyadi ke Timnas senior Indonesia.

Sebut saja Egy Maulana yang baru berusia 21 tahun, Witan Sulaeman (20) dan Ramai Rumakiek (19). Jika Febri Hariyadi menggila bersama Persib Bandung di Liga 1 2021-2022, akankah Shin Tae-yong memanggil pemain berusia 25 tahun?

4. Hansamu Yama Pranata

Hansamu Yama

Pertahanan sempat menjadi isu di awal kepelatihan Shin Tae-yong. Saat itu turun di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Rikzy Ridho dan Arif Satria gagal tampil optimal di jantung pertahanan dan Timnas Indonesia dihajar Vietnam 0-4 dan UEA (0-5).

Namun, nama Hansamu Yama Pranata sama sekali tidak dilirik Shin Tae-yong. Padahal, bek Bhayangkara FC itu tak hanya dapat diandalkan untuk memperkukuh pertahanan. Berkat tinggi badannya yang mencapai 181 sentimeter, Hansamu Yama dapat diandalkan dalam situasi set piece.

3. Septian David Maulana

Septian David Maulana

Luis Milla mengandalkan pola 4-2-3-1 saat membesut Timnas Indonesia. Saat itu, posisi second striker dipercayakan kepada Septian David Maulana. Namun, Septian David Maulana gagal menarik hati Shin Tae-yong.

Padahal, berkat bantuan Septian David Maulana, PSIS Semarang saat ini untuk sementara menduduk posisi puncak klasemen Liga 1 2021-2022. Saat ini, posisi second striker Timnas Indonesia ditempati bergantian Evan Dimas, Egy Maulana Vikri dan Ricky Kambuaya.

2. Rezaldi Hehanusa

Rezaldi Henanusa

Rezaldi Hehanusa dikenal sebagai fullback modern. Sebab, tak hanya kukuh dalam bertahan, pemain milik Persija Jakarta ini juga dapat diandalkan untuk menyerang.

Umpan-umpan silang Rezaldi Hehanusa kerap memanjakan pemain depan timnya. Namun, pemain 25 tahun ini belum dilirik Shin Tae-yong. Eks pelatih Timnas Korea Selatan itu memilih Pratama Arhan hingga Johan Farizi untuk mengawal sisi kiri pertahanan Timnas Indonesia.

1. Stefano Lilipaly

Stefano Lilipaly

Di posisi puncak ada pemain keturunan, Stefano Lilipaly. Stefano Lilipaly memiliki darah Indonesia dari sang ayah, Ron Lilipaly, yang berasal dari Maluku. Kepiawaian Stefano Lilipaly dalam membangun serangan selalu menarik hati Luis Milla.

Bahkan Stefano Lilipaly menjadi mesin gol Timnas Indonesia U-23 saat turun di Asian Games 2018. Saat itu, Stefano Lilipaly mengemas empat gol.

Sayangnya, pemain naturalisasi ini belum menarik hati Shin Tae-yong. Jadi, sampai kapan Stefano Lilipaly harus menunggu kembali dipanggil Timnas Indonesia?

Berita lain Okezone.com